Sabtu, 06 Juli 2013

RESENSI BUKU

RESENSI BUKU
DASAR APRESIASI SASTRA

Dengan kehadiran apresiasi sastra, maka para pakar sastra, pengajar sastra, dan penikmat sastra akan merasa semakin mantap dan peduli terhadap perkembangan karya sastra. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mencermati karya sastra yang dipamerkan. Karya sastra ini dapat berupa puisi, novel, drama, dan lain-lain. Karya sastra merupakan ungkapan peristiwa, ide, gagasan serta nilai-nilai kehidupan manusia sehingga karya tersebut berguna dalam segala aspek kehidupan. Misalnya di dalam Kurikulum Bahasa dan Sastra Indonesia, pendidikan sastra telah dijadikan pembentukan budi pekerti dan sikap, serta sebagai pengetahuan dengan berbagai disiplin ilmu sastra.
Seperti buku yang ditulis oleh Dr. Djoko Saryono. Beliau lahir di kota Madiun, kemudian masuk Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS IKIP Malang dan lulus tahun 1986. Setelah itu dengan beasiswa dari Tim Manajemen Program Doktor, beliau langsung masuk Program Pasca Sarjana IKIP Malang, lulus magister pendidikan bahasa tahun 1991 dan lulus doktor pendidikan bahasa tahun 1997. Buku ini membahas tentang Dasar Apresiasi Sastra. Kajian ini sangat bermanfaat sebagai penilaian manusia terhadap karya sastra serta digunakan sebagai referensi Ilmu Sastra.
Dalam buku ini penulis secara terperinci mengungkapkan kehadiran apresiasi sastra, gambaran dasar apresiasi sastra, keberlangsungan apresiasi sastra, sosok pengapresiasi sastra, serta mengulas makna apresiasi dalam kehidupan. Paparan  ini mampu meyakinkan penikmat sastra  bahwa apresiasi sastra memang benar-benar hadir dalam dunia (penghadap) sastra. Penulis menjabarkan gambaran dasar apresiasi sastra secara lebih operasional yaitu berdasarkan keilmuan yang dapat dikaitkan dengan unsur politik, budaya, agama, sejarah dan lain-lain. Hal ini dapat dilihat melalui penjelasan penulis yang mengkaitkan contoh-contoh  karya sastra (puisi, cerpen, kutipan novel, dll) sebagai penelitian karya sastra. Pada buku ini penjelasan tentang apresiasi sastra disajikan secara sistematis, komunikatif, dan integratif.
Disamping itu, buku ini tidak membahas ihwal mengenai kegiatan apresiasi sastra. Pembaca sangat berharap, penulis memberikan panduan mengenai  kegiatan apresiasi sastra. Karena hal ini dapat mengembangkan dan meningkatkan mutu kegiatan apresiasi sastra dalam dunia pendidikan.

Buku ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi mahasiswa dalam pembelajaran sastra. Karena buku ini memiliki banyak kelebihan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Bagi para pembaca khususnya mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, dianjurkan untuk membaca buku ini serta panduan mengenai kegiatan sastra sehingga pembaca dapat memahami dan mengembangkan apresiasi sastra dalam kehidupan.