RESENSI BUKU
DASAR APRESIASI SASTRA
Dengan
kehadiran apresiasi sastra, maka para pakar sastra, pengajar sastra, dan
penikmat sastra akan merasa semakin mantap dan peduli terhadap perkembangan
karya sastra. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mencermati karya sastra
yang dipamerkan. Karya sastra ini dapat berupa puisi, novel, drama, dan
lain-lain. Karya sastra merupakan ungkapan peristiwa, ide, gagasan serta
nilai-nilai kehidupan manusia sehingga karya tersebut berguna dalam segala
aspek kehidupan. Misalnya di dalam Kurikulum Bahasa dan Sastra Indonesia,
pendidikan sastra telah dijadikan pembentukan budi pekerti dan sikap, serta
sebagai pengetahuan dengan berbagai disiplin ilmu sastra.
Seperti
buku yang ditulis oleh Dr. Djoko Saryono. Beliau lahir di kota Madiun, kemudian
masuk Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS IKIP Malang dan lulus
tahun 1986. Setelah itu dengan beasiswa dari Tim Manajemen Program Doktor,
beliau langsung masuk Program Pasca Sarjana IKIP Malang, lulus magister
pendidikan bahasa tahun 1991 dan lulus doktor pendidikan bahasa tahun 1997.
Buku ini membahas tentang Dasar Apresiasi Sastra. Kajian ini sangat bermanfaat
sebagai penilaian manusia terhadap karya sastra serta digunakan sebagai
referensi Ilmu Sastra.
Dalam
buku ini penulis secara terperinci mengungkapkan kehadiran apresiasi sastra,
gambaran dasar apresiasi sastra, keberlangsungan apresiasi sastra, sosok
pengapresiasi sastra, serta mengulas makna apresiasi dalam kehidupan. Paparan ini mampu meyakinkan penikmat sastra bahwa apresiasi sastra memang benar-benar
hadir dalam dunia (penghadap) sastra. Penulis menjabarkan gambaran dasar
apresiasi sastra secara lebih operasional yaitu berdasarkan keilmuan yang dapat
dikaitkan dengan unsur politik, budaya, agama, sejarah dan lain-lain. Hal ini
dapat dilihat melalui penjelasan penulis yang mengkaitkan contoh-contoh karya sastra (puisi, cerpen, kutipan novel,
dll) sebagai penelitian karya sastra. Pada buku ini penjelasan tentang
apresiasi sastra disajikan secara sistematis, komunikatif, dan integratif.
Disamping
itu, buku ini tidak membahas ihwal mengenai kegiatan apresiasi sastra. Pembaca
sangat berharap, penulis memberikan panduan mengenai kegiatan apresiasi sastra. Karena hal ini
dapat mengembangkan dan meningkatkan mutu kegiatan apresiasi sastra dalam dunia
pendidikan.
Buku
ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi mahasiswa dalam pembelajaran sastra.
Karena buku ini memiliki banyak kelebihan seperti yang telah dijelaskan
sebelumnya. Bagi para pembaca khususnya mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra
Indonesia, dianjurkan untuk membaca buku ini serta panduan mengenai kegiatan
sastra sehingga pembaca dapat memahami dan mengembangkan apresiasi sastra dalam
kehidupan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar